Dr. Mirza Satria Buana

Dr. Mirza Satria Buana

Lecturer and Researcher, ULM Faculty of Law

S.H. (ULM), M.H. (UII), Ph.D. (Queensland)

Email: mirza.buana@unlam.ac.id

‚Äč

Mirza Satria Buana adalah dosen dan peneliti dari Fakultas Hukum, Universitas Lambung Mangkurat. Jenjang pendidikan S1 Ilmu Hukum di dapat dari Fakultas Hukum, Universitas Lambung Mangkurat (2001-2005), S2 Hukum Tata Negara di dapat dari Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Islam Indonesia (2008-2010), dan S3 PhD in Comparative Constitutional Law dari TC Beirne School of Law, University of Queensland, Australia. Beasiswa studi S3 diperoleh dari Australia Leadership Award Scholarship (ALAS). Beberapa workshop dan short-course pernah diikuti, semisal: Workshop on Building of Socio-Legal Methodology yang dikelola oleh Leiden University dan Universitas Indonesia dari tahun 2009-2010, Diplomatic Training Program (DTP) Human Rights and Indigenous Peoples, The University of New South Wales (UNSW) di Baguio City, Filipina pada tahun 2010, dan Human Rights Workshop, yang diorganisir oleh Mahidol University, Thailand dan SHAPE-SEA pada tahun 2017. Fokus penelitian pada isu-isu hak-hak masyarakat adat dan rentan, Sumber Daya Alam (SDA), hak atas pembangunan dan akses terhadap keadilan.

Beberapa tulisan hasil penelitian telah dipublikasikan di jurnal internasional dan nasional, semisal:

  • Living adat Law, Indigenous Peoples and the State Law: A Complex Map of Legal Pluralism in Indonesia (International Journal of Indonesian Studies, Vol 1, Issue 3, Spring 2016)

  • Hak Masyarakat Adat atas Sumber Daya Alam: Antara Doktrin Pembangunan dan Hukum Hak Asasi Manusia Internasional (Jurnal Hukum Universitas Padjajaran, Vol 4, No. 2, 2017)

  • Can Human Rights and Indigenous Spirituality Prevail over State-Corporatism? A Narrative of Ecological and Cultural Rights Violation from East Kalimantan: An Activist Perspective (Journal of Southeast Asian Human Rights, Vol 1, No. 1, October, 2017)

  • Understanding Indigenous Cultural Rights in Indonesia through the Logic of Village Law: A Nexus between Governance Network and Legal Pluralism (European Centre for Minority Issues, Oxford University Press, Forthcoming in April 2018)

PARTNERS

© 2018 by  Indonesian Consortium of Human Rights Lecturers (SEPAHAM Indonesia).

  • Facebook - Grey Circle
  • LinkedIn - Grey Circle
  • Google+ - Grey Circle